LPG Subsidi Masih Langka, Pangkalan Perketat Penyaluran

METROSTRAIGHT.COM, Minsel- Kelangkaan tabung LPG (Liquefied Petroleum Gas) bersubsidi 3 kilogram di wilayah Minahasa Selatan sepertinya belum juga berakhir.
Terpantau di wilayah Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan.
Ketersediaan tabung LPG subsidi tersebut sangat terbatas. Warga yang datang membeli dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) hanya dibatas per keluarga 1 tabung gas. Itu pun jatah untuk satu minggu pemakaian.
Tak heran, banyak warga mengeluh karena jatah satu tabung gas tentu tidak akan mencukupi untuk pemakaian satu minggu kedepan.
Tampak, warga lain terpaksa mencari alternatif ke pangkalan lain untuk mendapatkan tambahan tabung gas. Meskipun mereka harus rela antri.
” Ketersediaan tabung gas subsidi di pangkalan belakangan ini cepat habis, kami konsumen hanya bisa mendapat 1 tabung untuk pemakaian 1 minggu,” ujar beberapa warga saat melakukan antrian di pangkalan Gas Pinasungkulan, Modoinding, Rabu (18/02/2026).
Sementara itu, salah satu pemilik pangkalan ketika ditemui media ini menyebutkan, penyaluran gas subsidi memang diperketat agar tepat sasaran.
” Untuk sekarang ini penyaluran tabung LPG subsidi ke konsumen diberikan jatah setiap keluarga 1 tabung untuk 1 minggu,” kata oknum pemilik pangkalan.
Namun disisi lain, beberapa warga pun menyoroti penyaluran gas subsidi, seharusnya untuk keluarga kurang mampu.
Akan tetapi, sering terlihat banyak tabung gas subsidi digunakan para pengusaha rumah makan. Termasuk keluarga-keluarga bisa dibilang bukan tergolong kurang mampu. (er)





