Ekonomi & BisnisNasional

Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 17.100 Per Dollar AS

METROSTRAIGHT.COM, Jakarta- Konflik perang di timur tengah yang tak kunjung reda terus menekan nilai tukar rupiah Indonesia.

Hingga, Selasa (14/04/2026), nila tukar rupiah masih bertahan di level Rp 17.100 per Dollar AS. Hal ini disebabkan, gagalnya kesepakatan gencatan senjata Amerika-Israel dengan Iran.

Melansir Kompas.com, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal mengakui bahwa memburuknya situasi geopolitik membuat sentimen pasar berubah drastis mengikuti dinamika konflik di Iran,

“Menurut saya tekanan terhadap nilai tukar termasuk rupiah itu akan memang terus tinggi pada saat sekarang,” kata Faisal, dikutip, Selasa (14/04/2026).

Tekanan terhadap nilai tukar rupiah diperkirakan masih berlanjut. Namun begitu, Faisal menilai fundamental ekonomi domestik masih cukup kuat. Cadangan devisa, suku bunga, dan stabilitas makro menjadi penopang.

Sementara itu, Bank Indonesia kemungkinan akan mengawasi batas capaian nilai tukar tersebut hingga akhir tahun 2026.

“Jadi artinya ke depan tekanan itu kan masih terus ada. Tapi saya pikir kondisinya tidak akan lebih dari Rp 17.000 ya kalau melihat dari fundamentalnya ya,” tandasnya. (*)

Back to top button