Oknum Warga Eks Transmigran di Kokapoi Kecewa Masuk Desil 10

METROSTRAIGHT.COM, Boltim- Keluarga eks transmigran, warga Desa Kokapoi Timur Kecamatan Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengaku kecewa ketika mereka dikategorikan Desil 10 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Alhasil, mereka tidak bisa lagi mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan gratis dari pemerintah, bantuan PKH dan lainnya.
Bahkan bukan itu saja, mereka juga tidak bisa mendapatkan beasiswa untuk anak-anak mereka yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
” Kami sangat kecewa, setalah tahu bahwa keluarga kami warga eks transmigran dimasukan ke kategori Desil 10. Sedangkan pengasilan kami untuk kebutuhan hidup dan biaya sekolah anak-anak kami hanya dari hasil bertani dan buruh harian,” keluh pasangan suami istri Desa Kokapoi kepada wartawan saat bersua di kantor camat Mooat belum lama ini.
Mereka pun mempertanyakan, hasil pendataan oleh BPS, yang tidak sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga. Tiba-tiba saja ditetapkan ke Desil 10, dalam kelompok ekonomi menengah keatas.
” Masalah ini kami sudah laporkan ke Pak Camat, berharap dapat membantu agar bisa merubah Desil kami,” tambah sumber.
Sementara, Camat Kecamatan Mooat, Fabio Gonibala,SE,MM ketika dikonfirmasi mengatakan, keluhan Desil dari warga eks Transmigran di Desa Kokapoi sudah ditindak-lanjuti.
Dia berharap, pihak BPS bisa meninjau kembali data-data kelompok warga kurang mampu yang berada dalam kategori Desil 6-10. (er)





