
METROSTRAIGHT.COM,- Akar Gada atau disebut Clubroot merupakan penyakit paling tangguh pada tanaman kubis.
Para petani kubis-kubisan terkadang kewalahan bahkan harus pasrah ketika hasil tanamanya diserang penyakit Akar Gada dalam skala besar.
Karena penyakit yang disebabkan oleh organisme tular tanah ini sangat tangguh dan sulit diberantas jika sudah menginfeksi lahan.
Penyakit Akar Gada disebabkan oleh patogen bernama Plasmodiophora brassicae atau sering disebut Jamur.
Proses infeksinya, Spora akan berkecambah menjadi zoospora yang bergerak di air tanah menuju bulu akar tanaman.
Setelah masuk, patogen menyebabkan sel-sel akar membelah tak terkendali (hiperplasia) dan membesar (hipertrofi), sehingga membentuk benjolan seperti gada.
Virus ini muncul pada kondisi tanah dengan pH rendah (asam) biasanya dibawah 6,5. Kemudian kelembapan atau tanah basah serta drainasenya buruk.
Selain itu, suhu tanah yang hangat antara 20 hingga 25 derajat celsius. Pengendalian penyakit Akar Gada memerlukan pendekatan terpadu.
Beberapa cara paling efektif pencegahan Akar Gada. Diantaranya, taburkan kapur pertanian (Dolomit/Kalsit) untuk menaikkan pH tanah hingga mencapai 7.0–7.5.
Harus dipastikan drainase lahan tidak tergenang air, karena spora memerlukan air untuk “berenang” menuju akar.
Penting juga untuk diperhatikan bibit yang sehat dan persemaian yang steril. Sebaiknya kangan memindahkan bibit yang menunjukan gejala bintil kecil pada akar. (*)





