NasionalSulawesi Utara
Prakiraan BMKG Musim Hujan di 2026

METEOSTRAIGH.COM, SULUT– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim hujan di tahun 2026 baru dimulai pertengahan bulan Oktober.
Menurut BMKG, bulan Agustus dan September di Indonesia pada umumnya. Hal ini karena diperkuat oleh fenomena El Nino.
Kondisi ini yang menyebabkan atmosfer menjadi sangat kering, sehingga potensi curah hujan sangat minim pada bulan Agustus hingga September.
Rilis BMKG tentang tahapan transisi musim hujan di 2026, bulan Agustus dan September masih berada pada puncak musim kemarau.
Sekitar 73,8% wilayah Indonesia saat ini sudah masuk zona kemarau dengan curah hujan berkategori sangat rendah.
Pertengahan Oktober 2026, beralih ke periode pancaroba dimana sebagian wilayah Indonesia mulai masuk musim hujan, khususnya wilayah Indonesia bagian barat.
Bulan November, musim hujan meluas ke sejumlah wilayah Indonesia yakni pulau Jawa, meski pun curah hujan tercatat masih dibawah normal.
Menurut BMKG, dampak El Nino tetap saja masih sangat kuat. Bahkan diprediksi mencapai puncak hingga bulan Desember 2026.
Dampak El Nino mengakibatkan musim kemarau tahun 2026 menjadi lebih kering dari kondisi normal. Juga memperpanjang durasi kekeringan di beberapa wilayah.
Sektor pertanian hortikultura kini paling terdampak oleh fenomena El Nino yang bersamaan dengan musim kemarau.
Sebagian besar lahan pertanian mengalami kekeringan ditambah lagi pasokan air terus menurun bagi petani yang melakukan penyiraman tanaman.
Begitu juga, sumber-sumber air bersih untuk kebutuhan masyarakat kian menurun. (*/er)





