30 Jam Lebih Warga Minsel dan BMR Alami Mati Listrik

METROSTRAIGHT.COM, Minsel- Beberapa Kabupaten dan Kota di Sulawesi Utara (Sulut) alami mati listrik sejak, Rabu (11/12/2024) pukul 14.00 Wita. Jaringan listrik baru hidup kembali, Kamis (12/12/2024) sekitar pukul 21.30 Wita.
Bisa dikatakan, 30 jam lebih masyarakat tidak menikmati kebutuhan listrik. Tak terbilang pula banyaknya kerugian warga akibat dari mati listrik. Antara lain dialami para pelaku usaha bisnis online, pelaku usaha kecill dan pengusaha hortikultura diwilayah Modoinding.
Tak terkecuali, ibu rumah tangga, pedagang maupun pelajar dan mahasiswa. Betapa kecewanya mereka ditengah kesibukan usaha dan aktifitas sehari-hari tiba-tiba listrik mati bahkan lebih dari 24 jam.
Padahal, baru beberapa hari lalu tepatnya 9 Desember 2024, melalui siaran Pers PLN, bahwa menjelang perayaan hari besar Natal 2024 dan pergantian tahun ke 2025, PT PLN (Persero) memastikan kesiapan layanan kelistrikan secara menyeluruh.
Hal ini disampaikan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dalam konferensi pers bersama Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Aloysius Simon Mantiri yang digelar di Media Center Kementerian BUMN di Jakarta pada Senin (09/12/2024).
Mewakili Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberi arahan agar momen Nataru tahun ini dapat berjalan dengan nyaman dan lancar. Pihaknya juga mengapresiasi PLN yang telah memastikan keandalan sistem kelistrikan dan membentuk satuan khusus untuk menjaga kelancaran pasokan listrik.
”PLN sudah siap untuk menyambut Nataru. Kami sudah pastikan juga kesiapan dengan satgas-satgas yang dibentuk oleh PLN,” ujar Arya.
Berdasarkan pernyataan resmi PLN Suluttenggo di akun Instagramnya, pihaknya telah mengerahkan tim khusus untuk melakukan pemulihan sistem kelistrikan. Upaya perbaikan difokuskan pada perbaikan transmisi SUTT 150 kV yang mengalami gangguan. Tim PLN bekerja tanpa henti untuk memastikan penanganan yang cepat dan efektif agar pasokan listrik dapat segera kembali normal.
“PT PLN (Persero) terus bekerja dalam pemulihan sistem kelistrikan Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo). Upaya pemulihan dilakukan secara intensif, dengan melibatkan ratusan personel teknis yang bekerja tanpa henti di lapangan. Seluruh langkah pemulihan dilakukan dengan memprioritaskan keselamatan dan mengikuti standar operasional yang ketat,” tulis PLN
Hingga Rabu malam, PLN Suluttenggo berhasil memperbaiki 12 dari 31 gardu induk yang terdampak. Gardu induk yang telah diperbaiki akan segera dioperasikan untuk menyalurkan listrik ke wilayah-wilayah yang terdampak.
PLN terus berupaya memperbaiki gardu induk lainnya agar pemulihan sistem kelistrikan dapat segera diselesaikan.
“Hingga saat ini, PLN telah berhasil memulihkan 12 dari total 31 gardu induk yang terpasang. PLN akan terus melakukan penormalan secara bertahap sehingga seluruh masyarakat bisa menikmati kembali aliran listrik,” kata PLN.
PLN Suluttenggo menyampaikan bahwa penormalan sistem kelistrikan akan dilakukan secara bertahap. Wilayah yang gardu induknya telah diperbaiki akan diprioritaskan untuk mendapatkan pasokan listrik kembali.
PLN menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat, serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar selama proses penormalan berlangsung.
“PLN menyampaikan permohonan maaf atas kondisi ini. PLN memohon dukungan doa dari stakeholders dan masyarakat, agar secepat mungkin dapat melakukan pemulihan di sisa lokasi terdampai,” tutupnya.(er/***)





