Jalan Desa Rusak Berat, Warga di Kumelembuai Tolak Bayar Pajak

METROSTRAIGHT.COM, Minsel- Pembangunan Infrastruktur jalan desa merupakan kebutuhan dasar masyarakat untuk akses ekonomi dan pertanian maupun aktivitas sosial sehari-hari.
Tetapi, di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), tidak sedikit warga di Kecamatan Kumelembuai menyoroti perhatian pemerintah terhadap perbaikan infrastruktur jalan desa masih terabaikan.
Sehingga hal tersebut menjadi alasan kuat mereka (warga) untuk menolak membayar pajak kepada pemerintah setempat.

Seperti diungkapkan oleh beberapa aparat desa di Kecamatan Kumelembuai. Banyak warga terpaksa menolak bayar pajak karena kecewa pemerintah daerah tidak memprioritaskan perbaikan jalan di desa mereka.
“Kami tidak bisa berbuat banyak saat datang menagih retribusi pajak bumi dan bangunan. Karena hampir setiap warga wajib pajak menolak membayar pajak dengan alasan tidak ada guna membayar pajak, sedangkan jalan masih tetap rusak.” beber Iren salah satu kepala jaga di desa Kecamatan Kumelembuai, Minggu (27/09/2026).
Lanjut Iren, mereka warga saat ditemui mengatakan bahwa selama ini perbaikan jalan rusak di desa hanya bermodalkan semangat gotong royong. Tidak ada alokasi anggaran dari Pemerintah Kabupaten Minsel.
Mulai dari mengumpulkan dana, pengadaan material hingga pekerjaan pengecoran badan jalan yang sudah rusak berat sepenuhnya hasil swadaya masyarakat sendiri.
“Kami patungan uang untuk membeli matrial seperti semen, kerikil dan pasir untuk dipakai dalam perbaikan jalan yang rusak parah. Untuk itu kami memintah pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan agar jangan hanya menagih pajak, tapi harus memperhatikan akses jalan yang sangat rusak.” singgung Ridel warga Kumelembuai. (Sik)





