MinselPemerintahanPolitik

Aleg Minsel HYK Pasang Badan Perbaikan Jalan Desa Kakenturan

METROSTRAIGHT.COM, Modoinding– Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Harly Yones Kaseger,SE (HYK) menggelar reses masa sidang ketiga tahun sidang 2025-2026 di Desa Kakenturan Kecamatan Modoinding, Sabtu (05/09/2026).

Anggota Legislatif (Aleg) dari Partai Golkar yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Minsel ini hadir ditengah masyarakat didampingi Pj Hukum Tua Desa Kakenturan Meity Tulong,S.Pd.

Oplus_132098

Pantauan media ini, turut hadir tokoh agama Pdt Hany Kolamban,M.Th, Pdt Fenly Rumawir,S.Th, Anggota BPD, Perangkat Desa, tokoh masyarakat dan warga setempat.

Pj. Hukum Tua Meity Tulong,S.Pd dalam sambutanya memberikan apresiasi atas kunjungan anggota DPRD Minsel Harly Yones Kaseger melalui agenda reses di Desa Kakenturan.

Oplus_1026

Moment yang baik itu, Pj Hukum Tua mengutarakan beberapa hal terkait kondisi dan kebutuhan masyarakat yang sudah sangat mendesak mendapat perhatian serius dari anggota dewan asal Modoinding.

Antara lain, keberadaan ruas jalan Desa Kakenturan yang menghubungkan dengan Desa Linelean kini kerusakanya semakin parah.

Oplus_131072

Tulong mengaku, bertahun-tahun kondisi jalan ini rusak berat dan belum pernah diperbaiki atau diaspal.

Meski sudah berkali-kali diusulkan masyarakat dan Pemerintah Desa, tetapi dewi fortuna sepertinya belum berpihak.

Ia berharap, melalui pelaksanan reses Anggota DPRD masa sidang ketiga ini, aspirasi masyarakat khususnya perbaikan jalan rusak Desa Kakenturan dapat terwujud.

Oplus_132098

Sementara itu, Aleg DPRD Minsel HYK sapaan Harly Yones Kaseger dalam sambutanya langsung to the point menyatakan bahwa keberadaan jalan rusak Desa Kakenturan telah menjadi nomor satu perjuangannya di tahun anggaran 2027.

” Saya juga anggota Badan Anggaran, jadi saya siap pasang badan untuk memastikan perbaikan jalan rusak berat di Desa Kakenturan untuk direalisasikan tahun anggaran 2027,” jelasnya.

Legislator Minsel tiga periode ini juga menjanjikan pembangunan sumur bor air bersih di Desa Kakenturan. Jika memungkinkan akan direalisasikan pada perubahan anggaran tahun 2026.

” Saya akan berjuang dari anggaran Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) APBD. Semoga pembangunan sumur bor dapat terwujud tahun ini. Kalau tidak memungkinkan, bisa dipastikan tahun anggaran 2027. Tapi sebelumnya saya minta Ibu Hukum Tua mengajukan proposal ke instansi terkait. Karena sesuai mekanisme, BPK nantinya akan periksa berdasarkan pengajuan proposal dari Pemerintah Desa,” ujarnya.

Tak berhenti disitu, Aleg Yones pun memberikan kesempatan kepada warga yang hadir untuk bertanya lewat sesi tanya jawab yang dimoderatori Vendy Tendean.

Edi Tendean warga setempat, mempertanyakan soal pemindahan proyek jalan Desa Kakenturan ke jalan usaha tani di wilayah Kakenturan Barat dan Bolaang Mongondow Timur.

Dia mengaku kecewa, instansi Dinas PU Kabupaten Minsel bukanya mengawal malah memindahkan proyek tersebut.

Ibu Joice, mengeluhkan program pemerintah yakni Desil beasiswa kuliah dinilai tidak sesuai harapan.

Desil beasiswa kuliah yang katanya untuk siswa berprestasi ternyata tidak berpihak kepada anaknya ketika masuk kuliah perguruan tinggi.

Menanggapi pertanyaan warga, Lanjut Yones, terkait pemindahan proyek jalan Kakenturan ke jalan usaha tani, dirinya waktu itu sempat berkoordinasi dengan Dinas PU dan instansi tersebut sudah menyampaikan alasan pemindahan proyek tersebut.

Kemudian, menyangkut Desil beasiswa kuliah, Yones mengatakan akan menindaklanjutinya ke instansi yang menanganinya.

Diakhir kegiatan reses, legislator Yones mengingatkan kepada masyarakat penerima bantuan program apland agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan baik.

Beliau mengajak bagi masyarakat yang belum menerima bantuan silahkan membentuk kelompok baru dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.

Disisi lain, Yones menyebut Modoinding adalah kecamatan dengan perkapita tertinggi di Kabupaten Minsel.

Namun data menunjukan ternyata kasus narkoba diwilayah ini juga paling tinggi di Minsel.

” Saya mengajak kita semua sebagai orang tua lebih memperhatikan mengawasi anak-anak kita dari bahaya Narkoba,” tambahnya. (Er)

Back to top button