APBD 2026 Merosot, ASN Boltim Pesimis Terima Tukin

METROSTRAIGHT.COM, Boltim- Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengaku pesimis Tunjangan Kinerja (tukin) untuk tahun anggaran 2026 akan terealisasi.
Bukan tanpa alasan, karena Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat mengalami penurunan drastis. Tidak sedikit kegiatan belanja kena imbas pemangkasan. Antara lain tunjangan kinerja ASN.
Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo,SE,MM sendiri berkali-kali menyampaikan bahwa belanja APBD selalu bergantung kepada kemampuan keuangan daerah.
” Melihat kemampuan keuangan daerah tahun 2026 masih terjadi efisiensi anggaran, kami pun pesimis tunjangan kinerja akan terbayar,” ujar salah satu oknum ASN yang juga mantan pejabat di Pemerintah Daerah Boltim ketika bersua dengan wartawan di Kantor Pajak Kotamobagu, Senin (29/12/2025).
Dia mengaku, tunjangan kinerja ASN di akhir tahun 2025 sampai sekarang tidak terbayar dengan alasan efisiensi anggaran.
Tunjangan kinerja selama ini menjadi tumpuan penghasilan tambahan kami ASN tidak bisa lagi diharapkan tahun 2026 mendatang,” tambah beberapa oknum ASN dengan nada pesimis.
Namun demikian, mereka masih menaruh harap kepada Bupati selaku pengambil kebijakan, agar dapat memikirkan kesejahteraan ASN meski ditengah kondisi anggaran yang minim.
” Mo ada jabatan deng ndak ada jabatan sama saja ditengah kondisi anggaran Boltim sekarang bahkan sampai tahun 2026,” ucapnya bergurau.
Hingga berita ini diturunkan pihak Pemerintah Daerah Boltim belum dapat dikonfirmasi lanjut. (er)





