
METROSTRAIGHT.COM, Minsel- Hasil kajian tentang kelayakan Kota Amurang oleh Tim Akademis yang dipimpin Prof. Dr. Jeffry Lengkong, M.Pd mendapat apresiasi dari Ketua Tim Pengarah Forum Komunikasi Pembentukan Kota Amurang (FKPKA), Boy Tumiwa, B.Sc, SH, M.Si, Koordinator Tim Drs. Ferry Mohede bersama seluruh anggota FKPKA.
Betapa tidak, kajian akademis kelayakan Kota Amurang sebagai syarat menjadi Daerah Otonom Baru (DOB) dapat diselesaikan dalam kurun waktu satu bulan saja. Hebatnya lagi, dokumen tersebut dipaparkan secara detail oleh akademisi, Dr. Ir. Festus Evly R. I Liow, ST, M. Si, IPU dalam rapat FKPKA disalah satu Cafe Boulevard, Amurang, Jumat (11/07/2025).

Pimpinan FKPKA dan seluruh anggota yang hadir mengaku puas dengan pemaparan para akademisi asal Minahasa Selatan (Minsel) yang berkiprah dari berbagai perguruan tinggi ternama di Sulawesi Utara.
”Intinya, kesembilan akademisi asli Amurang tersebut sudah maksimal menyusun draf kajian DOB Kota Amurang. Namun, sebagai orang yang percaya tentunya kami selalu meminta pertolongan Tuhan biar semua rencana FORKOM PKA dan tim kajian akan diselesaikan dengan baik,” ujar Ketua Tim Pelaksana FKPKA Drs. Ferry Mohede.

Meski begitu, Liow mengatakan, kajian DOB Kota Amurang masih perlu disempurnakan lagi melalui saran atau masukan dari para inisiator FKPKA. ” Namun demikian, akhirnya draf kajian DOB Kota Amurang bisa selesai dengan baik,” tandasnya.
Sementara itu, Koordinator Tim Pengarah FKPKA Boy Tumiwa, B.Sc, SH, M.Si, mengungkapkan bahwa penyusunan draf kajian akademis DOB Kota Amurang merupakan pencapaian yang luar biasa.
Ia memastikan, kajian ini secepatnya akan diserahkan kepada Bupati Minsel Frangky Donny Wongkar,SH dan Pimpinan DPRD Kabupaten Minsel. Setelah itu disampaikan dalam audiens dengan Gubernur Suawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE serta DPRD Provinsi Sulut.

” Draf Kajian DOB Kota Amurang akan diperbanyak dalam rangka penyerahan ke bupati Minsel Franky Donny Wongkar serta pimpinan DPRD Minsel serta dalam rangka audensi dengan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dan juga pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Utara,” jelas Tumiwa yang juga mantan Ketua DPRD Minsel.
Setelah pemaparan itu, Ketua Tim Kajian Akademis, Prof. Dr. Jeffry Lengkong, M.Pd dan Dr. Ir. Festus Evly R. I Liow, ST, M. Si, IPU bersama Ketua Tim Pengarah Boy Tumiwa, B.Sc, SH, M.Si, Ketua Tim Pelaksana FKPKA Drs. Ferry Mohede, Sekretaris Jackie Wauran,ST melakukan penanda-tanganan dokumen kajian akademis pembentukan DOB Kota Amurang.

”Terima kasih untuk kita semua, bahwa akhirnya draf kajian DOB Kota Amurang bisa diselesaikan dengan baik. Mungkin draf ini masih banyak yang kurang. Tetapi, kami tetap berkomitmen harus menyelesaikan dan langsung diserahkan ke FORKOM PKA. Sekali lagi, terima kasih kepada semua yang terlibat dalam perjuangan DOB Kota Amurang ini,” tambah Lengkong.
Tidak sampai disitu, malam itu juga rapat FKPKA bersepakat membentuk tim formatur untuk penyusunan struktur lengkap sebagai cikal bakal Panitia Pemekaran Kota Amurang nantinya diusulkan kepada Bupati Minsel Frangky Donny Wongkar,SH.

Tim Formatur FKPKA diketuai Boy Tumiwa, B.Sc, SH, M.Si dan anggota yaitu: Sonny Sariowan, Drs Ferry Mohede, Jackie Wauran, ST, Moudy Liow, ST, Andries Pattyranie dan Maya Sarijowan, SE.
Rapat ini turut dihadiri anggota DPRD Minsel, Royke Sondakh. Kemudian beberapa anggota FKPKA lainnya yakni; Jackie Wauran, Mariano Kani, Erwin Winerungan, Johnny Lapod, Wensy Mangindaan (Perwakilan Jakarta), Drs Wem Mamesah, Sammy Mingkid, Tonny Rengkung, Andries Pattyranie, Maya Sarijowan, Moody Liow, Ruddy Durandt, Mulyadi Lontaan, John Wariki, Niko Wokas, Deky Losung, Vanditrisno Talumepa, Douglas Panit, Welly Repi, Sandra Setlight, Henoc Repi, Sahrir Bachrudin. (er)





