Jalan Rusak Pengaruhi Kegiatan Ekonomi Masyarakat Dikawasan Pertanian Hortikultura

METROSTRAIGHT.COM, Sulut – Akses jalan merupakan kebutuhan dasar setiap warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Seorang petani dapat meningkatkan produksi pertaniannya apabila didukung dengan ketersediaan infrastruktur jalan yang produktif sebagai sarana untuk alat transportasi darat.
Dalam hal ini, di kawasan pertanian hortikultura Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Mestinya kegiatan ekonomi masyarakat lebih meningkat tetapi masih terkendala dengan kondisi sejumlah ruas jalan yang masih rusak. Belum ditingkatkan untuk akses transportasi kendaraan roda empat. Tidaklah heran kebanyakan masyarakat petani harus mengeluarkan kost anggaran yang lebih besar untuk ekstra angkutan hasil pertanian mereka.
Begitu juga soal jalan Desa maupun jalan antar Desa. Tidak sedikit warga mengeluhkan sudah belasan tahun belum diperbaiki. Konon katanya, Modoinding penghasil hortikultura terbesar di Sulawesi Utara menjadi dapurnya Indonesia Timur hanya saja kondisi badan jalan sebagai akses kegiatan ekonomi masyarakat mulai dari Desa Sinisir, Kakenturan, Linelean, Pinasungkulan dan seterusnya semakin memprihatinkan.
Salah satu legislator Minahasa Selatan Yones Kaseger pernah mengatakan, kerusakan jalan diwilayah Modoinding hampir setiap tahun diusulkan untuk perbaikan dan peningkatan. Namun upaya tersebut belum juga membuahkan hasil. Sekarang ini disejumlah titik badan jalan kerusakannya tambah parah bahkan rawan terjadi kecelakaan lalu-lintas. Sehingga kendaraan sepeda motor dan mobil harus ekstra hati-hati ketika melewati titik-titik rawan kecelakaan.
Masyarakat berharap, kondisi infrastruktur jalan pertanian serta jalan desa di Kecamatan Modoinding secepatnya diperbaiki agar produksi pertanian lebih meningkat, pertumbuhan ekonomi masyarakat pun tumbuh merata dan angkutan transportasi lebih efektif dan efisien.
Tentunya, ekspektasi masyarakat diperlukan dukungan Pemerintah melalui strategi kebijakan serta eksekusi anggaran yang tepat pada peningkatan ekonomi masyarakat maupun produktivitas pertanian.(er/tjk)





