BoltimPemerintahanTeknologi

Pemda Boltim Bersama Warga Dukung PSN Geothermal di Mooat

METROSTRAIGHT.COM, Boltim-  Kecamatan Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kini masuk dalam lingkaran Proyek Strategi Nasional (PSN) pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).

Proyek ini sedang dalam tahapan eksplorasi oleh PT Pertamina Geothermal Energy (PT PGE) melalui Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Kotamobagu.

Potensi energi geothermal di area Gunung Ambang, disebut-sebut mampu menghasilkan daya listrik hingga 230 Megawatt (MW).

Investasi ini pun didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Boltim dibawah kepemimpinan Bupati Oskar Manoppo,SE,ME dan Wakil Bupati Argo Sumaiku.

Bagaimana tidak, jika proyek ini berjalan mulus, Kabupaten Boltim sebagai daerah penghasil akan mendapa porsi terbesar dari Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar 32 persen.

Selain itu, Boltim akan mendapat bonus produksi dari pengembang dalam hal ini PT PGE yang langsung dibayarkan ke kas daerah.

Dimana dana itu, baik dari DBH maupun Bonus Produksi akan dialokasikan pada pembangunan di wilayah kecamatan Mooat seperti  infrastruktur jalan kecamatan, akses pertanian, penerangan jalan, penguatan ekonomi masyarakat, kesehatan dan pendidikan.

Camat Mooat Fabio Gonibala,SE ketika ditemui media ini mengatakan, bahwa sekarang ini pihak perusahaan sementara dalam persiapan pembebasan lahan yang akan menjadi jalur pengeboran panas bumi.

Namun, kata Gonibala, pembayaran ganti rugi lahan masih dalam proses sesuai regulasi yang harus dipatuhi oleh perusahaan.

” Perusahaan harus memastikan dulu hak dan kepemilikan lahan agar tidak bermasalah dikemudian hari. Makanya perusahaan menghadirkan kejaksaan, BPN dan Notaris. Ketika semuanya sudah beres dan sudah sesuai aturan baru dilakukan pembayaran,” ujar Gonibala, Senin (10/08/2026).

Dia menambahkan, lahan warga di Kecamatan Mooat yang akan dibebaskan untuk pengembangan geothermal sebelumnya sudah melalui tahapan sosialisasi.

” Soal lahan tidak ada kendala, masyarakat sangat mendukung proyek ini,” pungkasnya. (er/*)

Back to top button