Ekonomi & BisnisNasionalPemerintahan

Pemerintah Pastikan Tahan Harga BBM Subsidi Hingga Akhir 2026

METROSTRAIGHT.COM, Jakarta- Presdien RI Prabowo Subianto akhirnya memastikan pemerintah tidak akan menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.

“Sebagian langkah-langkah sudah kita umumkan untuk kita kendalikan konsumsi daripada bahan bakar untuk jangka pendek ini, yang saya anggap kritis adalah satu tahun ke depan ini, 12 bulan ke depan. Sesudah 12 bulan, kita akan menjadi sangat kuat. Nanti langkah-langkahnya kita jelaskan,” jelas Prabowo, dalam rapat kerja pemerintah di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (08/04/2026), dikutip dari Detiknews.

Presiden mengaku, pasokan BBM dalam negeri tidak terlalu terdampak ditengah penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Karena pemerintah RI masih bisa mengatasi dengan alternatif lain guna mengamankan pasokan BBM dalam negeri.

“Tapi intinya sekarang kita siap, kita kuat dalam menghadapi satu tahun ini, kondisi, karena sumber-sumber minyak dan gas kita tidak terlalu banyak yang lewat Selat Hormuz. Kita bisa mencari alternatif lain selain kita punya kekuatan dalam negeri yang sangat kuat,” katanya.

Hal ini pun disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, bahwa pemerintah akan menahan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap stabil hingga akhir 2026.

Menurut Purbaya, kebijakan tidak menaikan harga BBM semata-mata mempertimbangkan beban masyarakat. Sebab, jika harga BBM naik secara otomatis akan menekan daya beli masyarakat, terlebih kepada kelompok berpendapatan rendah.

“Ketika BBM naik, beban hidup rakyat banyak. Kalau saya naikin BBM-nya, ruangnya kan jadi punya saya. Tapi rakyat kan harus bayar. Lebih melambatkan ekonominya,” jelasnya.” ujar Purbaya, dikutip dari CNN. (er/*)

Back to top button