Potensi Gempa Megathrust di Mentawai-Siberut Berdampak di Sulut

METROSTRAIGHT.COM, Sulut- Gempa Megathrust dengan kekuatan besar berpotensi tsunami diwilayah Mentawai-Siberut, Selat Sunda dan Jawa Timur bagian timur telah diingatkan BMKG tinggal menunggu waktu.
Seperti keterangan resmi Daryono Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, bahwa yang perlu diwaspadai Seismic Gap Megathrust Selat Sunda (M8,7) dan Megathrust Mentawai-Siberut (M8,9), karena kedua wilayah itu sudah ratusan tahun belum terjadi gempa besar.
Wilayah Indonesia sendiri berada di pertemuan berbagai lempeng tektonik, menjadikannya rentan terhadap gempa bumi besar, termasuk yang berasal dari zona megathrust.
Menyikapi hal tersebut, BMKG juga memperingatkan potensi gempa Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut akan berdampak disisi utara Sulawesi Utara (Sulut).
Dilansir dari DetikSulsel, menurut Koordinator Data dan Informasi Stasion Geofisika BMKG Manado Muhamad Zulkifli, zona yang berpotensi terjadi megathrust di area Sulut berada di area utara. Dan titik berpotensi gempa berada di areal laut.
“Daerah yang terdampak gempa berada di sepanjang sisi utara laut lengan Sulawesi,” jelasnya, Jumat (16/08/2024).
Lebih lanjut, kata Zulkifli, kekuatan gempa Megathrust diprediksi 8,5 magnitude di sekitar area laut. Maka dampak kerusakan akan terjadi di sekitar daerah tersebut.
Zulkifli mengimbau agar masyarakat tetap tenang meski informasi megathrust saat ini tengah viral. Sebab menurutnya, manusia telah hidup lama dengan potensi megathrust ini.
” Megathrust menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan kita, suka atau tidak, di sinilah tempat kita tinggal. Sejak zaman dahulu, megathrust telah menjadi bagian dari lingkungan kita, dan kita hidup di atasnya,” tambahnya.(er/*)





