PWI Boltim dan PT ASA Kolaborasi Gelar Pelatihan Jurnalistik di SMA/SMK


Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Boltim bersama PT Arafura Surya Alam dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) wilayah Boltim-Kota Kotamobagu.


Siswa pun materi pelatihan menulis berita bentuk Straightnews dengan menerapkan unsur 5W+1H, yakni What (Apa), Who (Siapa), When (Kapan), Where (Dimana), Why (Mengapa), dan How (Bagaimana).
Di SMA Negeri Kotabunan, pemateri Faruk Langaru selaku penasihat PWI Boltim memberikan pemahaman bagaimana menguasai unsur 5W+1H yang menjadi dasar dalam menulis berita.

Menurutnya, sebuah berita harus mampu memberikan informasi yang lengkap kepada pembaca, mulai dari apa yang terjadi, siapa yang terlibat, kapan dan di mana peristiwa berlangsung, mengapa peristiwa itu terjadi, hingga bagaimana proses kejadiannya.
“Menulis berita bukan hanya sekadar menulis apa yang kita lihat atau dengar. Seorang penulis harus mampu menggali fakta dan menyusunnya secara jelas sehingga pembaca mendapatkan informasi yang utuh,” kata Faruk.
“Tidak perlu menunggu menjadi wartawan untuk belajar menulis. Dari lingkungan sekolah, kegiatan masyarakat, olahraga, maupun kegiatan positif lainnya, semuanya bisa menjadi bahan untuk belajar menulis,” tambahnya.
Sementara itu di SMK Negeri Kotabunan Buyat, Ketua PWI Kabupaten Boltim Erwin Winerungan, selain menekankan unsur 5W + 1H, ia juga memberikan penegasan bahwa seorang jurnalis atau wartawan yang profesional dalam mencari informasi, mengolah dan menyebarluaskan harus berdasarkan fakta dengan mematuhi kode etik jurnalistik.
Di hadapan para siswa, Erwin mengigatkan, bahwa informasi yang diperoleh berasal dari fakta di lapangan dan melalui proses verifikasi sebelum dipublikasikan.
Seorang jurnalis harus mampu membedakan informasi yang benar-benar terjadi dengan informasi yang belum terverifikasi. Hal tersebut penting untuk mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks.
“Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan tidak cukup hanya mendapatkan informasi dari satu sumber. Informasi perlu diperiksa dan dikonfirmasi agar berita yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan, “ pungkasnya.
Tidak kalah penting dari materi Jurnalistik, narasumber pihak PT ASA Ersan Paputungan dalam pemaparannya mengulas soal tren Media Sosial dan Literasi Media.

Kepala SMAN 1 Kotabunan, Tuti Damopolii, menyambut baik kegiatan pelatihan jurnalistik yang digelar PWI Boltim bersama PT Arafura Surya Alam.
Pun sebaliknya, Media Relations PT ASA, Abiyoso menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah baik Kepala Sekolah, Staf Pengajar maupun siswa telah memberikan respon yang sangat baik sehingga program ini bisa terlaksana dengan baik.

Abiyoso menambahkan, pengenalan dasar-dasar jurnalistik dan pelatihan menulis di tingkat SMA dan SMK yang dilaksanakan bersama PWI Boltim diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para siswa.
“Harapannya, pelatihan dasar-dasar jurnalistik di tingkat SMA/SMK oleh Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Bolaang Mongondow Timur ini dapat menambah ilmu bagi siswa dan siswi di sekolah,” tukasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Media Relations PT ASA, Rifsan Makangiras dan Dwiki Salila. (***)





