Ekonomi & BisnisMinsel

Saron Apresiasi Pemprov Sulut Gelar Pasar Murah Bahan Pokok

Rondonuwu: Pasar Murah Solusi Cepat Untuk Meredam Gejolak Ekonomi

METROSTRAIGHT.COM, Minsel – Mantan Legislator DPRD Sulawesi Utara Sandra Rondonuwu ST.h, SH mengapresiasi kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) yang langsung menggelar Pasar Murah dibeberapa Kabupaten/Kota.

Hal ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang saat ini resah dengan naiknya harga kebutuhan pokok.

Sebagaimana dikatakan oleh Saron sapaan akrabnya. Pasar murah adalah langkah baik dari pemerintah untuk membantu masyarakat dalam upaya menstabilkan daya beli serta  menahan laju kenaikan harga akibat spekulasi, kelangkaan, atau gangguan distribusi.

Pasar murah hadir sebagai penyelamat,  setidaknya ada momen di mana masyarakat  bisa membeli dalam jumlah cukup untuk bertahan.

“Dengan kata lain Pasar Murah solusi cepat untuk meredam gejolak ekonomi.
dan ini mencerminkan kehadiran negara pada situasi sulit. Tapi harus diingat, pasar murah bukan solusi jangka panjang. Sebab jangkauan dan jumlah  terbatas serta efeknya hanya sementara. “Ujar mantan Aktivis 98 itu. Rabu (16/07/2025).

Lebih lanjut dikatakannya. Masyarakat butuh lebih dari itu di antaranya sistem pangan yang adil, harga yang stabil, dan perlindungan bagi produsen kecil maupun konsumen. Dan juga reformasi sistem distribusi, perlindungan petani, dan penataan rantai pasok pangan secara menyeluruh.

Karena menurut dia, kalau penanganan tidak menyentuh pada akar persoalan maka hal ini akan berlangsung terus menerus.

“Pemerintah tidak bisa tinggal diam saat harga bahan pokok terus naik dan rakyat makin terjepit. Stabilitas harga bukan soal angka semata, ini soal apakah orang bisa makan hari ini atau tidak.  Pemerintah harus hadir lebih progresif  agar rakyat kecil tidak terus memikul beban, dan petani tidak terus ditekan harga murah, petani tidak berjuang sendiri. Harga yang adil adalah hak semua orang.” terang sosok yang selalu memperjuangkan nasib warga wong cilik itu.

Ditambahkannya. Pemerintah harus lebih peka dengan kondisi masyarakat. Harga melonjak sementara daya beli stagnan, yang paling terdampak adalah kelompok rentan, buruh harian, petani kecil, ibu rumah tangga, dan pelaku usaha kecil (Sik)

Back to top button