NasionalPendidikan

Tinggal Hitung Hari, Ini Tips Bisa Lolos UTBK-SNBT 2026

METROSTRAIGHT.COM, Sulut- Ribuan calon Mahasiswa yang masuk Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) tahun 2026 tinggal menghitung hari.

Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof Stella Christie pun ikut angkat suara.

Ia berpesan kepada para peserta agar menjaga kondisi fisik dan mental sebelum mengikuti ujian pada 21 April mendatang.

“Semangat untuk yang mau ikut UTBK,” ujar Wamen Stella dilansir dari detik.com, Minggu (12/04/2026).

Sebab menurutnya, persiapan mengikuti UTBK-SNBT membutuhkan ritme tubuh yang optimal. Itu hanya dihasilkan dari kualitas istirahat tidur yang baik.

“Karena tidur itu penting untuk konsolidasi memori otak,” pesanya.

Bisa lulus SNBT, bukan berdasarkan banyak rumus yang kamu hafal, tapi seberapa tajam logika dan penalaran kamu.

Nah, seperti diketahui pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 sesuai jadwal akan mulai 21-30 April 2026. Ada beberapa tips dapat membantu untuk lolos SNBT:

1. Kuasai Sistem Penilaian (IRT (Item Respon Theory)

Artinya, bobot nilai setiap soal berbeda-beda tergantung tingkat kesulitan bagi seluruh peserta.

  • Jangan Kosongkan Jawaban: Tidak ada sistem nilai minus. Jika benar-benar buntu, tetaplah menjawab karena ada peluang benar sebesar 20% pada pilihan ganda.

  • Prioritaskan Soal “Mudah”: Jangan terjebak di satu soal sulit terlalu lama. Amankan poin dari soal yang bisa kamu kerjakan cepat agar mental tetap terjaga.

2. Fokus pada 3 Pilar Utama
  • TPS (Tes Potensi Skolastik): Meliputi Penalaran Umum dan Pengetahuan Kuantitatif. Kuncinya adalah latihan soal berpola. Jangan hafal soalnya, tapi pahami bagaimana cara menarik kesimpulannya.

  • Literasi (Bahasa Indonesia & Inggris): Jangan sekadar membaca, tapi carilah ide pokok dan maksud tersembunyi penulis. Soal literasi biasanya menjebak dengan pilihan jawaban yang semuanya terasa benar.

  • Penalaran Matematika: Soal matematika SNBT bersifat kontekstual (cerita). Tipsnya: Ubah dulu cerita panjang tersebut menjadi persamaan matematika sederhana sebelum menghitung.

3. Simulasi Mandiri (Try Out)
  • Try Out (TO) secara rutin: Lakukan minimal 2-3 kali seminggu dengan suasana mirip ujian (hening, pakai timer, tanpa gangguan HP).

  • Deep Evaluation: Setelah TO, jangan hanya lihat skor. Bedah soal yang salah. Tanya pada diri sendiri: “Kenapa saya salah? Apakah karena konsep, teliti, atau kehabisan waktu?”

4. Manajemen Waktu saat Ujian

Waktu adalah musuh terbesar. Dengan total waktu 195 menit, kamu harus membagi fokus:

  • Gunakan teknik skimming (membaca cepat) untuk soal literasi yang teksnya panjang.

  • Jika dalam 30 detik kamu tidak punya bayangan cara mengerjakan suatu soal, tandai dan langsung lompat ke soal berikutnya.

5. Strategi Memilih Jurusan
  • Pilihan ke-3 dan ke-4: Manfaatkan kuota 4 pilihan dengan menaruh jurusan Vokasi (D3/D4) sebagai pengaman jika nilai kamu berada di ambang batas bawah untuk S1.

  • Riset Keketatan: Cek data peminat tahun 2025. Pilih jurusan yang rasio keketatannya masuk akal dengan rata-rata nilai TO kamu.

6. Persiapan Mental dan Fisik

Banyak peserta gagal bukan karena tidak pintar, tapi karena panik.

  • Istirahat Cukup: H-3 sebelum ujian, berhenti belajar sampai larut malam. Otak butuh waktu untuk mengendapkan informasi.

  • Cek Lokasi: Pastikan kamu sudah tahu persis gedung dan ruangan ujianmu sehari sebelumnya agar tidak panik mencari lokasi di hari-H. (*)

Back to top button