
METROSTRAIGHT.COM, Boltim- Nasib malang menimpa Sri Kadarningsi (50an) dan Meiske Danari (50an), dua ASN di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ini ditemukan tewas mengenaskan setelah mobil yang mereka tumpangi terjun ke jurang perkebunan Atoga, Kamis (10/04/2025) sekitar pukul 17.00 Wita.
Informasi yang berhasil dihimpun media ini, peristiwa naas tersebut terjadi di ruas jalan Atoga – Mooat. Saat itu Sri dan Meiske (korban,red) bersama rekan mereka yakni Wati dan Kartini menumpangi kendaraan jenis Toyota Avansa putih dengan nomor polisi DB 1348 EF yang dikendarai Junaidy Liow, melaju dari arah Tutuyan menuju Kota Kotamobagu.

Nah, tengah perjalanan tepanya di tanjakan jurusan Atoga-Mooat tiba-tiba saja laju mobil hilang kendali sampai akhirnya tergelincir dan terseret hingga jungkir balik berkali-kali kedalam jurang.
Untung saja beberapa pengendara kendaraan lainya melihat kejadian itu. Mereka langsung turun dari mobil seraya memberitahukan ke warga lainnya. Tidak lama dari situ, mereka langsung bergerak cepat turun ke bawah untuk memberikan pertolongan terhadap para korban.
Tetapi sayang, proses evakuasi terbilang berlangsung dramatis itu, ditemukan tubuh Sri dan Meiske sudah tidak bernyawa akibat luka berat disekujur tubuh mereka. Sedangkan tiga korban lainnya; Wati, Kartini dan Junaidy selamat dari kecelakaan maut itu, dengan luka ringan dibeberapa bagian tubuh mereka.
Ketiga korban selamat yang juga ASN itu dibawah warga ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Sementara jenasah dua korban Sri dan Meiske dibawah ke rumah sakit Kota Kotamobagu
Kecuali Junaidy, setelah keluar dari mobil mengalami luka di bagian kepala. Hanya saja warga tidak sempat melihat ia pergi kemana. Tak heran pihak keluarga sempat cemas karena sudah mencari ke rumah sakit dan Puskemas tidak juga ditemukan.
Namun beberapa jam kemudian, warga menemukan Junaidy terkapar pingsan di kebun tak jauh dari lokasi kecelakaan. Pria yang diketahui warga Motoling ini langsung dibawah dan beristirahat di salah satu rumah warga Desa Atoga.
Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan, S.H., M.Si melalui Kapolsek Nuangan Ipda Reynold Wowor, S.Sos ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
Sayangnya, pihak terkait Kasat Lantas Polres Boltim, Iptu Fitri Nugrahani hendak dikonfirmasi via WhatsApp pribadinya tidak diangkat-angkat. (er)





