BoltimEkonomi & BisnisPemerintahan

3 Tahun Kepemimpinan SSM, Ekonomi Boltim Tumbuh Pesat 5,35 persen

METROSTRAIGHT.COM, Boltim- Kepemimpinan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Dr. (c) Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si dalam menggerakan pembangunan diberbagai sektor terbilang menggembirakan. Betapa tidak, dalam tiga tahun pemerintahan beliau harus berhadapan dengan pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19. Ditambah lagi krisis anggaran sebagai imbas dari refcocusing DAK dan DAU secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Alhasil, APBD Boltim dalam dua tahun terakhir ini mengalami penurunan yang cukup signifikan

Namun begitu, dengan kepiawan, kreatif dan inovatif SSM sapaan Bupati Sam Sachrul Mamonto dan jajaranya, terus bergerak melakukan terobosan agar roda pembangunan di Kabupaten Boltim tetap berjalan dengan baik.
Diantaranya, SSM gencar melakukan lobi-lobi program dan anggaran disejumlah lembaga dan kementrian. Kemudian menjalin kerjasama dengan investor, meningkatkan sumber daya manusia termasuk ASN, Aparat Desa hingga pengusaha kecil. Tidak kalah penting juga adalah memaksimalkan pembangunan lewat anggaran dana desa. Buah dari kerja keras dan kerja cerdas Bupati SSM membuktikan bahwa ekonomi Kabupaten Boltim sampai sekarang ini dalam keadaan baik-baik saja.

Sebagaimana dijelaskan Kepala Bappeda Pemerintah Kabupaten Boltim James Kinontoa melalui Kepala Bidang Ekonomi Pratiwi Sabihi ketika dikonfirmasi wartawan media ini, Kamis (16/05/2024), pertumbuhan ekonomi Boltim hingga tahun 2023 naik 5,35 persen.

Menurut Pratiwi, sebelum Bupati Sachrul dilantik tahun 2020 catatan pertembuhan ekonomi Boltim hanya 0.18 persen. Namun setelah SSM dilantik sebagai Bupati setahun kemudian tahun 2021 ekonomi naik 3,05 persen. Lebih meroketnya lagi tahun 2022 pertumbuhan ekonomi mencapai 5,18 persen. Begitu seterusnya hingga tahun 2023 meningkat lagi ke angka 5,35 persen.

” Pertumbuhan ekonomi dari tahun 2021-2022 naik 2,13 persen. Sedangkan tahun 2022-2023 naik 0,17 persen,” sebut Pratiwi.

Dia juga menambahkan, pertumbuhan ekonomi berdasarkan pada 6 indikator makro ekonomi yakni: Produk Domestic Regional Bruto (PDRB) Per Kapita, Tingkat Pengangguran, Angka Kemiskinan, Inflasi dan Ratio Gini. Kata dia, untuk PDRB per kapita tahun 2023 mencapai 41,77 persen, tingkat pengangguran turun ke 5,35 persen, tingkat kemiskinan 5,80 persen, inflasi 3,40 persen dan ratio gini 0,324 persen.(er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button