BoltimEkonomi & BisnisTeknologi

Alih Fungsi Lahan Pertanian ke Geothermal di Kecamatan Mooat

METROSTRAIGHT.COM, Boltim– Investasi energi gas bumi oleh PT Pertamina Geothermal Energy (PT PGE) di Kecamatan Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), disebut-sebut sedang dalam proses untuk pembayaran lahan.

Sebagaimana disampaikan salah satu Sangadi di Kecamatan Mooat, ada 16 warga pemilik lahan pertanian sudah bersepakat siap menjual tanah mereka untuk beralih fungsi ke proyek gas bumi PT PGE.

Area proyek Geothermal ini belum termasuk beberapa Desa lainnya di Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan.

Namun, menurut informasi dari warga, pembayaran lahan sesuai pemberitahuan perusahaan seharusnya dimulai bulan Maret 2026. Tetapi sampai sekarang, katanya, masih dalam proses administrasi.

” Beberapa pemilik lahan sudah berhenti menanam hortikultura sejak Maret lalu. Karena perusahaan bilang somo bayar disekitar bulan Maret-April. Jadi kasiang dorang so ndak ba tanam. Sampai sekarang so dua kali ta lewat masa tanam belum juga ada pembayaran. Tau-tau masih ada ba tanam akang, apalagi harga bahan hortikultura sekarang menguntungkan petani,” ungkap Ny Kapugu saat ditemui wartawan media ini, Jumat (30/07/2026).

Walaupun demikian, proses pembebasan lahan pertanian tidak ada kendala. Sejumlah warga bersedia menjual lahan pertanian mereka untuk proyek energi gas bumi PT PGE.

Entah belasan atau puluhan hektar lahan pertanian produktif dijual dan beralih fungsi menjadi sumber proyek energi gas bumi.

Pihak Pemerintah Desa diwilayah setempat saat ditanya mengaku mereka sendiri belum mendapat data mengenai jumlah luas lahan yang dibeli perusahaan.

Sementara, Humas PT PGE Hendra Damapolii,SE ketika dihubungi melalui chat WhatsApp ponsel pribadinya mengatakan, soal luas lahan pertanian untuk kawasan geothermal masih menunggu konfirmasi ke bagian terkait di perusahaan.(er)

Back to top button