BoltimKesehatan

Kapus Mooat Sebut 15 Suket Pelamar P3K, 1 Lolos, 1 Dianulir

METROSTRAIGHT. COM, Boltim–  Kepala Puskesmas Kecamatan Mooat Vita Kereh, S. Kep angkat bicara soal polemik penerbitan  surat keterangan bagi honor tenaga kesehatan pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim.

Kepada wartawan media ini,  dia mengakui bahwa sedikitnya 15 surat keterangan (suket) dikeluarkan pihak puskesmas Mooat. Akan tetapi, hanya 2 pelamar saja yang dinyatakan memenuhi syarat. Kendati pun begitu, menurut dia, salah satu pelamar disebut memenuhi syarat akhirnya dianulir oleh BKPSDM.

” Karena suketnya bermasalah. Suket aslinya dari saya untuk jalur umum tapi tiba-tiba dirubah ke jalur khusus. Informasi yang saya terima sudah dianulir, ” beber Vita. Ia pun mengungkapkan bahwa 15 surat keterangan sebelumnya diterbitkan oleh Puskesmas Mooat sudah sesuai mekanisme. Kesemuanya bekerja sebagai relawan tenaga kesehatan di Puskesmas Mooat. Selain itu mereka ber KTP Boltim.

” Cuma ada satu pelamar P3K menggunakan suket dari Puskesmas Mooat dinyatakan memenuhi syarat, harus dianulir karena dengan sendirinya merubah jalur umum ke jalur khusus, ” tambah Kepala Puskesmas. Dia berharap,  kedepan para tenaga relawan tenaga kesehatan dari Puskesmas Mooat bisa lolos pada tahapan penerimaan P3K berikutnya.

” Yang pasti saya ikut aturan,  akan keluarkan surat keterangan sesuai ketentuan yang berlaku. Amat terlebih memprioritaskan warga Boltim, ” tegas Vita. Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, S. Sos, MSi berang dengan adanya laporan penerbitan Suket diduga palsu dari Kepala Puskesmas untuk pelamar P3K. (er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button