
METROSTRAIGHT.COM, Minsel- Ibadah Paskah di Jemaat GMIM “ Eben Haezer “ Kakenturan Wilayah Modoinding, Jumat (24/03/2024) dihotbahkan dalam bentuk jalan salib mengisahkan penderitaan dan kematian Tuhan Yesus Kristus yang ditampilkan oleh Pria/Kaum Bapa Eben Haezer (Benzer) Kakenturan.

Pemandangan yang cukup mengharukan jemaat, ketika kisah penderitaan penyiksaan hingga penyaliban Tuhan Yesus diatraksikan dari penangkapan Yesus. Kemudian dihadapkan ke Mahkamah Agama lanjut ke Pilatus lalu disiksa para prajurit Herodes sampai akhirnya mati disalibkan di bukit Golgota. Tampak Jemaat yang menyaksikan tak bisa menahan air mata. Betapa mereka begitu menghayati adegan demi adegan tentang penyiksaan berat harus dialami Yesus demi menyelematkan umat manusia dari hukuman Dosa.

Refleksi kisah penderitaan, penyaliban dan kematian Yesus yang diperankan oleh sejumlah bapak, Ibu dan Mahasiswa Studi tour UKIT Tomohon dan Narator juga pelatih Pemudi Gracella Supit, M.Th bersama Pendeta Jemaat Pdt. Billgrandya Walalangi,S.Th secara langsung mendapat apresiasi dari Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Pdt. Johana Iroth,S.Th selaku Khadim dalam Ibadah Jumat Agung tersebut.
Tidak sampai disitu, Ketua Komisi Pria/Kaum Bapa GMIM Eben Haezer Kakenturan Pnt. Genti Tenden juga menyatakan bangga kepada bapak-bapak dan para pemeran lainnya telah memberikan yang terbaik dalam atraksi jalan salib tentang penderitaan Yesus Kristus. Genti pun memberikan apresiasi kepada Panitia Hari Hari Raya Gerejawi (H2RG) Tahun 2024 yang disponsori P/KB.(er)





