
METROSTRAIGHT.COM, Boltim- Objek wisata Danau Mooat yang dikelolah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kian memprihatinkan.
Terpantau, Kamis (05/03/2026), nampak mencolok di bagian depan pintu masuk lokasi wisata, tembok pagar sudah diselimuti rumput-rumput liar.
Bahkan sesekali juga terlihat sampah berserakan di bahu jalan sepanjang pesisir Danau Mooat.
Menurut informasi warga sekitar, wisatawan masih sangat jarang berkunjung ke tempat wisata Danau Mooat ini.
Bukan tanpa alasan, karena infrastruktur pariwisata Danau Mooat kurang mendukung, sehingga mempengaruhi daya tarik para wisatawan.
Pengunjung yang datang lebih memilih tempat-tempat wisata yang dikelolah oleh swasta atau pribadi seperti Strawberry, Goba Molunow dan lainnya.
Entah kenapa, salah satu destinasi wisata unggulan Pemerintah Kabupaten Boltim belum dioptimalkan. Padahal sangat berpotensi untuk menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Disisi lain, pembangunan Pariwisata Danau Mooat menjadi salah satu program unggulan kepemimpinan Bupati Boltim Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo Suamiku.
Satu tahun sudah pemerintahan OPPO-Argo sapaan Bupati Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo Suamiku.
Sampai kini masyarakat masih menunggu janji politik yang sering digaungkan saat kampanye.
Semoga, memasuki tahun kedua pemerintahan program pembangunan infrastruktur objek wisata Danau Mooat dapat terwujud.
Sampai berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Boltim Eko Marsidi, ketika dikonfirmasi via Whats App ponsel pribadinya belum memberikan keterangan jawaban. (Er)





