Usai Terima Penghargaan WTP, Bupati Boltim Menghadap KPK Klarifikasi LHKPN

METROSTRAIGHT. COM, Sulut-Hasil audit BPK RI Perwakilan Manado terhadap LKPD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tahun anggaran 2022 kembali memberikan hasil yang memuaskan bagi pemerintahan Bupati Sam Sachrul Mamonto, S. Sos, M.Si, yakni sukses mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Secara resmi penghargaan WTP tersebut diserahkan langsung Kepala BPK RI Perwakilan Sulut Areif Fadilah, SE, MM, CSFA kepada Bupati Boltim di kantor BPK Manado, Senin (15/05/2023). Bahkan bisa bilang spesial juga, karena acara penyerahan WTP tersebut disaksikan oleh Pimpinan BPK-RI, DR. Pius Lustrilanang, SIP M.Si, CSFA, CFrA.
Diketahui, penghargaan WTP ke-10 untuk Kabupaten Boltim sudah diprediksikan oleh Kepala Inspektorat Daerah Hardiman Pasambuna SH. Kepada wartawan media ini, ia menyampaikan penuh optimis bahwa Pemerintah Kabupaten Boltim akan mencetak kembali opini WTP dari BPK. Karena, menurut dia, selama pemeriksaan BPK, tidak didapati temuan-temuan yang fatal. Kebanyakan hanya bersifat administratif. Tetapi itu langsung ditindak lanjuti setiap SKPD.
Selanjutnya, ditempat yang berbeda esok harinya, Selasa (16/05/2023), Bupati memenuhi undangan KPK RI di Jakarta dalam rangka mengklarifikasi LHKPN yang dimilikinya. Bupati Sachrul mengakui, klarifikasi LHKPN, oleh penyidik KPK meminta sejumlah dokumen pendukung seperti sertifikat tanah dan PBB serta pembelian aset sebelum dan sesudah menjadi pejabat Negara. “Benar saya sudah mengisi formulir dan melakukan klarifikasi di bagian klrifikasi LHKPN. Tentu pemeriksaan ini baik, sebab KPK memiliki metode sendiri dalam melakukan klarifikasi dan ini membuat kami mengerti bahwasanya pelaporan LHKPN menjadi sangat penting untuk pejabat Negara, “ terang Sachrul kepada wartawan.
Lebih lanjut, kata Bupati, pada intinya ada sejumlah aset yang sudah di hapus tapi muncul dalam pelaporan LHKPN-nya tahun 2022, sehingga hal ini yang diperbaiki. ” Jadi kalau ada aset yang di jual harus di lengkapi dengan bukti jual beli, begitu juga kalau ada aset yang bertambah harus di lengkapi dokumennya serta sumber perolehannya, ” ujarnya. Beliau pun menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Boltim tetap tenang dan tidak terpancing menangapi komentar miring di media sosial dan facebook. Menurutnya itu hanya membuang – buang energi. ” Semakin tinggi pohon semakin kencang di hantam angin, jadi kalau tidak mau di hantam angin, maka jadilah rumput, tapi harus rela terinjak injak, hidup ini pilihan dan semua jabatan memiliki resiko,” sentil Bupati. (er/***)





