
METROSTRAIGHT.COM, Modayag – Musibah kebakaran rumah milik Boy Rompas di Desa Bangunan Wuwuk Timur Kecamatan Modayag Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kamis (05/09/2024) sekitar 19.00 Wita mendapat perhatian langsung dari Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Dr. Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si.
Tepatnya, Jumat (06/09/2024), Bupati SSM sapaan Sam Sachrul Mamonto didampingi pimpinan SKPD terkait menyambangi korban pemilik rumah sekaligus menyerahkan bantuan bahan pokok lepada keluarga. Bukan hanya itu saja, atas persitiwa ini Bupati juga menyatakan, Pemerintah Daerah Boltim akan membangun rumah baru untuk keluarga korban. ” Pembangunan rumah keluarga korban akan dilaksanakan secepatnya,” kata Sachrul.
Menurutnya, musibah datang tidak disengaja, bisa terjadi kapan saja. Sebab itu, penting untuk diwaspadai bersama dengan memperhatikan hal-hal yang dapat membahayakan. Seperti kasus kebakaran rumah barusan tetjadi di Desa Bangunan Wuwuk Timur disebut-sebut akibat arus pendek atau korsleting jaringan listrik.
“Kebakaran akibat korsleting listrik seperti ini marak terjadi. Maka kita perlu melakukan pemeliharaan instalasi listrik secara teratur. Pemakaian kurun waktu 7 atau 8 tahun wajib menghubungi PLN untuk melakukan pengecekan dan pemeliharaan, sehingga kita semua terhindar dari kejadian seperti ini,” ujar Bupati.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa tersebut berawal ketika keponakan pemilik rumah Rio Rondonuwu keluar dari kamar mandi. Sontak saja ia melihat kepulan asap disertai dari plafon rumah. Tanpa pikir panjang, Rio pun langsung berlari ke kamar untuk menyelamatkan adik sepupunya.
Meski sudah dikepung api, Rio bersama adik sepupunya berhasil selamat. Warga sekitar yang melihat api makin membesar saat itu juga secara gotong royong memadamkan api dengan alat seadanya. Kurang lebih satu jam kemudian, akhirnya api perlahan padam meninggalkan kepulan asap.
Kapolres Boltim AKBP. Sugeng Setyo Budhi, SIK, M.Tr, Opsla melalui Kasi Humas IPDA Reynold Wowor, S.Sos menerangkan, kejadian tersebut mengakibatkan salah satu anggota keluarga yakni Rio harus mengalami luka bakar dibahu kanan pada saat menyelamatkan barang-barang didalam rumah.
Sementara, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 350 juta termasuk harta benda diantaranya Alat electronic TV, kulkas, Handphone, sertifikat rumah, ijazah dan dokumen penting lainya.(er/*)





