Sulawesi UtaraTopik Terkini

Gunung Api Soputan dan Lokon Status Waspada

METROSTRAIGHT.COM, Boltim – Kondisi terkini aktifitas Gunung Api Soputan dan Gunung Lokon di Sulawesi Utara (Sulut), per Rabu (08/02/2023) berada di level dua status waspada.

Sebagaimana dilaporkan Magma Indonesia,  kedudukan Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulut pada posisi geografis di Latitude 1.1145°LU, Longitude 124.737°BT dan memiliki ketinggian 1809 mdpl.

Terlihat,  Gunung api ini tertutup Kabut 0-I hingga 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah timur dan tenggara. Terjadi 2 kali gempa guguran dengan amplitudo 3 mm dan lama gempa 6-13 detik. Kemudian, 4 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 7-32 mm, dan lama gempa 7-15 detik. 1 kali gempa Vulkanik dalam dengan amplitudo 31 mm, S-P 1.1 detik dan lama gempa 17 detik. 3 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2-32 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 112-154 detik.

Direkomendasikan, masyarakat sekitar gunung Soputan maupun pengunjung, wisatawan, pendaki agar tidak beraktivitas di dalam radius 1.5 km dari puncak gunung dan dalam wilayah sektoral arah barat-barat laut sejauh 2.5 km yang merupakan daerah bukaan kawah, guna menghindari ancaman leleran lava dan awan panas guguran. Bagi masyarakat yang bermukim atau beraktivitas disekitar bantaran sungai yang berhulu di sekitar lereng gunung Soputan juga diminta mewaspadai terjadinya ancaman aliran lahar terutama ketika musim hujan.

Dari hasil penelitian,  ada beberapa sungai yang perlu diwaspadai yakni;  Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang dan Londola Kelewahu. Jika terjadi hujan abu, masyarakat dianjurkan menggunakan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi terhadap gangguan saluran pernapasan.

Hal yang sama dengan aktifitas Gunung Api Lokon terletak di Kota Tomohon Provinsi Sulut, posisi geografis di Latitude 1.358°LU, Longitude 124.792°BT dan memiliki ketinggian 1580 mdpl. Terpantau jelas, gunung api Lokon tertutup Kabut 0-III. Asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 20-30 meter dari puncak.

Pengamatan gempa, terjadi 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 12 mm, dan lama gempa 15 detik. 2 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 22-29 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 100-124 detik. Dihimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati dan melakukan aktivitas di dalam radius 1.5 km dari Kawah Tompaluan.

Apabila terjadi letusan dan hujan abu, maka masyarakat disarankan tetap berada di dalam rumah. Bagi masyarakat di luar rumah dapat menggunakan masker dan kacamata. Mewaspadai potensi lahar pada sungai-sungai yang berhulu dari puncak gunung Lokon terutama pada musim hujan. (Er/*)

Sumber: Magma Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button