BoltimHukrim

Kondisi Hutan di Kawasan Gunung Ambang Boltim Kian Memprihatinkan

METROSTRAIGHT.COM, BOLTIM- Perombakan hutan diduga milik negara dikawasan kaki Gunung Ambang atau sekitar Danau Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) semakin tidak terkendali.

Seperti terpantau media ini dari jalan trans Mooat-Atoga Boltim, Jumat (05/07/2024). Tampak dengan kasat mata, hutan yang begitu luas sudah dibabat hingga rata tanah. Diduga, pembongkaran hutan tersebut akan dimanfaatkan untuk lahan perkebunan.

Tetapi herannya, lokasi hutan itu tidak jauh dari pos polisi kehutanan tepatnya disamping jalan trans Mooat-Modayag. Boleh dikata, aksi pembongkaran hutan itu seharusnya diketahui oleh pihak petugas pos kehutanan.
Sayangnya, beberapa petugas kehutanan yang bertugas diwilayah Boltim saat dihubungi via ponsel mereka belum dapat dikonfirmasi.

Namun demikian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Boltim Sjukri Tawil, MM ketika dikonfirmasi via ponselnya mengakui, bahwa hutan yang dirombak tersebut masih berstatus hutan negara. ” Iya, kawasan itu masih hutan negara,” jelasnya.

Dia pun membenarkan, bahwa lokasi hutan yang dibabat itu selain berstatus hutan negara letaknya masih diwilayah kaki gunung aktif Ambang. Bahkan menurutnya, seluruh hutan yang ada dikawasan tersebut adalah hutan negara.

Hanya saja, kata Sjukri, pihak Pemerintah Kabupaten Boltim tidak lagi memiliki kewenangan dalam pengawasan maupun menindak pelanggaran di hutan negara. Karena masalah kehutanan kini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi. ” Soal kehutanan kami Pemerintah Daerah Boltim sudah berkali-kali melaporkan ke Provinsi dalam hal ini Dinas Kehutanan Provinsi Sulut,” tambahnya. (er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button