BoltimKemasyarakatanSulawesi Utara

Kondisi Jalan Provinsi Penghubung Kokapoi – Modoinding Terancam Putus

METROSTRAIGHT.COM, Modoinding- Jalan Provinsi yang menghubungkan Kokapoi Kecamatan Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dengan  Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) kini terancam putus pasca peristiwa tanah longsor hebat menimpa badan jalan beberapa waktu lalu.

Menurut keterangan warga eks transmigran di Desa Kokapoi, sampai sekarang mereka belum juga mendapat kepastian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) apakah jalan satu-satunya yang menjadi akses masyarakat itu akan diperbaiki atau tidak sama sekali.

” Ini jalan satu-satunya akses utama masyarakat Kokapoi. Kalo putus akibat longsor susulan, so pasti torang terisolir karena so ndak ada jalan lain torang mo kaluar dari kampung,” ungkap warga kepada wartawan media ini di Desa Kokapoi, Selasa (02/09/2024).

Mereka (warga) pun mengaku, peristiwa tanah longsor terbesar belum lama ini mengakibatkan banyak warga eks transmigran asal ternate di Desa Kokapoi terpaksa kembali ke daerah mereka. Alasan utamanya, karena jalan penghubung yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi tak kunjung diperbaiki.

” So banyak warga eks transmigran pulang ke daerah mereka dengan alasan jalan tidak pernah diperhatikan pemerintah provinsi,” kata bapak John warga setempat.

Sementara itu, dari pantauan METROSTRAIGHT.COM, longsor terparah tepat dilokasi tanjakan atau biasa disebut jalan cocacola. Terlihat tiga titik longsor nyaris memutuskan badan jalan. Namun beruntung saja saat kejadian tanah longsor, banyak warga desa tetangga termasuk perangkat Desa proaktif memberikan bantuan tenaga bahkan alat berat untuk membersihkan dan mengangkat material tanah dan batu yang menutup badan jalan.

” Ini jalan provinsi Kokapoi – Modoinding sejak dibangun tahun 2019 silam, Hampir tidak ada perhatian dari pemerintah provinsi melakukan pembersihan jalan dari longsoran tanah. Selama ini hanya swadaya masyarakat saja,” tambah warga lainnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR Provinsi Sulut belum dapat dikonfirmasi. (er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button