BoltimEkonomi & Bisnis

PT PGE Sasar Mooat, Modoinding, Tompaso Baru Sosialisasi Amdal, UPL-UKL

METROSTRAIGHT.COM, Boltim– Investasi Pembangkit Energy Geothermal  di kawasan gunung Ambang Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) oleh PT Pertamina Geotermal Energy (PGE) kini sedang dalam kelengkapan dokumen lingkungan yakni Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) serta Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL-UKL).

Hal ini disampaikan Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) PT. Pertamina Geotermal Energy Jhon Rompas saat dikonfirmasi METRO via ponselnya, Jumat (15/12/2023). Ia mengatakan, setelah semua dokumen lingkugan lengkap maka pihak perusahaan akan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat lingkar pertambangan Geothermal. Tercatat beberapa Desa di Kecamatan Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), kemudian Kecamatan Modoinding, Kecamatan Tompaso Baru Kabupaten Minahasa Selatan termasuk Desa Insil dan Singsingon Kecamatan Pasi Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menjadi sasaran kegiatan sosialisasi tersebut.

“ PT Pertamina Geothermal Energy akan melakukan sosialisasi kepada semua Desa khususnya dikawasan lingkar tambang seperti Mooat, Modoinding, Tompaso Baru dan Pasi,” ujar Rompas. Lanjut, kata dia, dalam sosialisasi nanti akan mengundang pemerintah daerah setempat, pemerintah desa dan masyarakat dalam rangka pemaparkan dokumen Amdal, UPL dan UKL.  Tidak kalah penting juga membahas pembebasan lahan klaster pengeboran panas bumi. “ Sesuai rencana tahun 2024 mendatang, perusahaan akan intens melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Rompas pun mengakui, perusahaan sudah beberapa kali melakukan penelitian dan uji sampel. Kandungan panas bumi dikawasan gunung Ambang Boltim sangat menjanjikan. “ Sekarang ini dokumen lingkungan sudah hampir rampung, selanjutnya disosialisasikan ke masyarakat,” tambah Rompas.

Diketahui, wilayah potensi usaha panas bumi di Kabupaten Boltim mencapai 3.000 hektar bahkan lebih. Sementara titik koordinat sebagian besar berada di Kecamatan Mooat.  Proses pengembangan usaha panas bumi oleh PT. Pertamina Energy diwilayah Boltim sendiri sudah dimulai sejak bulan Mei tahun 2022 lalu. Kala itu diawali dengan sosialisasi eksplorasi usaha panas bumi kepada Pemerintah Daerah Boltim. (er)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button